Get Gifs at CodemySpace.com

Kamis, 18 Agustus 2011

artikel kemerdekaan

http://sman1jetis-bantul.sch.id 





Merdeka ..?


             17 Agustus 1945 dimana pada hari tersebut Ir. Soekarno memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Sejak saat itulah Indonesia dinyatakan bebas dari penjajahan. Kebebasan yang Indonesia dapatkan tentunya tidak semudah membalik telapak tangan namun memerlukan pengorbanan yang begitu besar. “Merdeka atau Mati?”. Ya, kata itu yang dulu selalu tertanam dalam benak para pahlawan kita. Dahulu, tugas pahlawan merebut gelar kemerdekaan Indonesia, lantas sekarang tugas kita adalah mengisi kemerdekaan itu dengan melakukan perbuatan yang bermanfaat dan berarti untuk negara.
            Sebagai pelajar tugas kita adalah belajar dan kelak kita akan menjadi seorang pemimpin bangsa ini. Generasi muda adalah generasi penerus bangsa. Kemerdekaan ditinjau dari segi arti. Menurut saya, merdeka itu bebas. Bebas bukan berarti semena-mena. Bebas bisa diartikan bebas dari kemiskinan, bebas dari narkoba, pergaulan bebas, kecanduan nikotin, bebas dari rasa malas, bebas dari kebodohan. Dari devinisi saya tadi, dapat ditarik sebuah pertanyaan, “apakah kita sudah merdek?”.
            Indonesia memang sudah merdeka namun bagi saya Warga Negara Indonesia belom sepenuhnya merasakan kemerdekaan. Fakta-fakta yang membuktikan bahwa negara kita belum sepenuhnya merdeka ialah adanya teknologi yang canggih. Apakah kalian tahu, dengan adanya teknologi yang semakin canggih kita dibuatnya menjadi bermalas-malasan. Semua pekerjaan manusia digantikan oleh mesin. Manusia cenderung menjadi pasif. Parahnya lagi teknologi itu tidak berasal dari negara kita sendiri namun dari negara yang pernah menjajah kita (Jepang). Hal ini menunjukan bahwa negara kita masih dijajah secara tidak langsung. Dibalik Indonesia yang mampu membeli teknologi-teknologi yang canggih, ada sebagian besar masyarakat Indonesia termasuk masyarakat yang kurang mampu (miskin). Apakah mereka bisa dikatan merdeka?. Setiap harinya mereka harus berjalan kesana kemari untuk mendapatkan sesuap nasi, bahkan mengemispun mereka lakukan atas dasar terpaksa karena mereka harus menghidupi keluarganya. Mereka tidak bekerja bukan berarti mereka malas, namun lapangan pekerjaan saat ini hanya membutuhkan orang-orang yang berduit. Sistem KKN masih merajalela, sedangkan untuk mencari makan saja susah bagaimana untuk mereka bersekolah?. Meski sekarang sudah diajukan program bebas biaya pendidikan dan beasiswa bagi mereka yang berprestasi dan tidak mampu, namun realitanya banyak juga yang belum mendapatkannya. Hal ini semakin menguatkan bahwa kemerdekaan Indonesia tidak merata. Mereka yang merdeka, hanya mereka yang kaya. Selain itu, kemerdekaan yang didapat khususnya remaja belum begitu terasakan. Remaja saat ini terjerat dalam narkoba, rokok, dan pergaulan bebas. Itu merupakan bukti kita belom merdeka dengan sempurna.
            Sungguh miris melihat keadaan masyarakat kita ini, kita memang sudah dinyatakan merdeka, namun manusia sekarang berbeda dengan manusia jaman penjajahan. Rasa nasionalisme dikalangan remaja khusunya mengalami penurunan yang signifikan. Terbukti dengan tidak dihadirinya upacara peringatan kemerdekaan RI kemarin. Manusia era penjajahan, mereka dijajah kemudian mereka berontak karena mereka merasa mereka ingin bebas, mereka tidak ingin dikekang. Mereka berjuang mati-matian, bahkan sampai menumpahkan darah. Namun manusia saat ini hanya untuk mempertahankan kemerdekaan saja begitu sulit. Rasa cinta tanah air seperti luntur begitu saja. Kita ini begitu manja. Hanya dengan dijajah teknologi seperti saat ini kita sudah kalah. Bak kalah sebelum perang. Padahal kita tidak perlu lari sana-sini, membawa tombak untuk menyerang seperti yang pahlawan dulu lakukan. Mempertahankan memang lebih sulit daripada mendapatkannya.
            Saya menghimbau kepada teman-teman remaja. Selamatkan diri kita. Sesungguhnya mereka yang bisa menyelamatkan dirinya dari suatu keterpurukan, merekalah pahlawan bagi dirinya sendiri. “ Apakah kamu seorang pahlawan?”. Tanyakan pada diri anda sendiri. Jangan rela negara tetangga mentertawakan kita karena kita dibodohkan oleh alat yang mereka buat. Buktikan kepada mereka, kita adalah warga negara Indonesia yang pandai dan bisa memanfaatnya segala sesuatunya dengan baik. Kita adalah warga negara Indonesia yang cinta tanah air. Cinta terhadap pancasila dan negara kesatuan Repulik Indonesia. Kobarkan api nasionalisme. Kobarkan jiwa kepahlawanan. Katakan “MERDEKA” untuk kita dan negara kita tercinta. INDONESIA.

INDONESIA TANAH AIRKU. INDONESIA NEGERIKU.INDONESIA KEBANGGANKU. INDONESIA MERDEKA
           


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

0 komentar:

Posting Komentar

Dengerin Musik